LASKAR NGERIIIIII ,,, :)

aku dan bambang
Fatkhul amin dan Bambang Pamungkas

majumapan.com – Sekitar 22 tahun yang lalu, 7 orang anak yang masih imut-imut melakukan perjalanan yang NEKAD maka saya sebut LASKAR NGERIIII,,, hehehe. Ke-7 orang itu adalah Kustanto (Batang), Bambang Pamungkas (Wonosobo), Yatno (batang), Kaharto (prembun), Joko Saksono (pekalongan), Waluyo Dwi Harso (wiradesa) dan Fatkhul amin (pekalongan). Berbekal uang seadanya (maksimal Rp. 10 ribu perorang), kita dipimpin Kustanto berangkat menuju: Dieng, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Ungaran dan kembali ke Pekalongan. Perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki dan nyegat truk untuk ikut atau nunut, hehehe,,,, perjalan perdana adalah ketika berjalan menapaki Gunung Prau dari batang menuju Dieng, sepanjang perjalanan menuju dieng Hujan lebat, tapi kita tetap semangad, hingga ahirnya sampai di Dieng dengan badan basah kuyup. Melewati persawahan di pegunungan dieng adalah pengalaman yang LUARRRR BIASAAAA,,,, ditengah hujan dan terkadang gerimis melewati persawahan dengan aliran air yang mengeluarkan asap mengandung belerang dan panas airnya adalah pengalaman hebat. Pengalaman seumur hidup yang tidak akan terlupakan, Dan,,, perjalanan perdana dari 7 hari sementara berhenti di Dieng. Kita bertemu dengan penduduk di dieng dan diperkenankan untuk tidur dirumahnya, gratis tis tissss,,,,, mungkin yang punya rumah liat kita MESAKKE men yo,,,,hahaha,,,, Suhu dieng yang sangat dingin di sianga hari apalagi dimalam hari, memiliki cerita yang tak kalah menariknya bagi anggota laskar NGERI,,,, salah satu yang aku bisa ceritakan adalah ketika tangan kananku tidak dapat selimut ketika bermalam adalah tangan kananku kaku serasa es,,,, tidak bisa digerakkan ,,,dan harus diletakkan diatas bara untuk mengembalikannya,,,,brrrrrrr,,,,,, hahaha,,,,, anda aku ingat rumah penduduknya pasti ku datangi dan bersilaturhami,,,,, mengenang masa lalu,,,,, masih banyak cerita yang bisa aku share,,,, next time yoooo,,,,,

Kini 22 tahun yang lalu aku kembali ke dieng dan bertemu dengan salah satu sahabatku asli wonosobo yaitu bambang pamungkas (anggota laskar ngeri,,,, qiqiqi). Alhamdulillah kita bertemu, bisa saling bersilaturahmi, bisa mengenalkan keluarga masing-masing, dan hidup ini masih terus berlanjut. Kenangan masa gila dulu takkan pernah terlupakan sepanjanga masa. Smoga anggota laskar ngeri menjadi orang-orang yang tangguh dlam menghadapi hidup ini, dan sukses semuanya, amieeen.

By fatkhul amin (pentul)