rumahsasongko.com

rumah sasongkoTidak terasa jam di dinding menunjukkan waktu 11.10 waktu bagian Gombel Lama Semarang, seakan hari ini jam berputar lebih cepat dari biasanya, dan waktu untuk Ngangsu Kawruh bersama Mas Ilik Sas (begitu nama kondangnya) untuk sementara berakhir sampai disini, tapi ingat ini baru mulai lho ya, CATET ya, [di bold, tambahi Italic plus underline] hehehe,,, nek perlu Catete 3 (telu) ben ora mlotrok, hehehe,,,.  Hari ini untuk ke-sekian kali aku dipertemukan dengan Mas Ilik yang multi talenta, visioner, Inovator, dan yang lebih penting menurutku adalah seseorang yg mau berbagi ilmu kepada sesamanya tanpa melihat latar belakang (mau latar belakang kelam, kelabu, putih, hitam atau abu-abu).  Beruntung hari ini, ditengah kesibukan beliau MAU meluangkan waktunya dan ngopi bersama Aku sing raiso opo-opo iki.  rumahsasongko.com adalah wadah untuk berinovasi, berimprovisasi dan berkreativitas bagi siapa saja yang pengin hidup mandiri (semangad ojo dadi pegawai), pengin hidup yang lebih baik (dadi wong sing mandiri tapi gelem berbagi) dengan cara yang sistematis dan terukur.  Letaknya yang berada di jantung “hutan gombel lama” memberikan nilai lebih bagi yang ada didalamnya, didukung dengan suasana nan asri membuat siapaun yang bisa berkunjung atau hadir akan merasa betah. Angin yang berhembus disekeliling  rumah Mas Ilik seperti meniupkan suara “ayo berinovasi” dan suara dedaunan seakan bilang “kamu bisa untuk berkreasi”, itulah yang aku rasakan, hehehe ,,, . Terima kasih Ilmunya ya Bos, pepatah “dunia tak selebar daun kelor “ dan “di atas langit ada langit” adalah penutup untuk episode hari ini.

fatkhul amin