
menyesakkan dada adalah bentuk kegundahan owner melihat busung lapar masih ada di sekitar kita, berkaca-kaca adalah bentuk dari kepedulian mata ini yang masih diberikan nikmat melihat, astaghfirullah adalah bentuk kepasrahan batin kepada yang kuasa karen banyak saudar kita yang tidak bisa makan dengan layak sementara kita bisa makan dengan mudahnya tanpa peduli kepada mereka.
percaya atau tidak, sepertinya yang memiliki penyakit busung lapar dari hari kehari bukannya berkurang tapi malah nambah, apa artinya, salah satu artinya adalah menurunya moral kita bersama yang kurang peduli kepada sesama. penurunan moral ini kian hari kian menjadi terutama apabila kita jauh dari tuhan kita. sebagai masyarakat timur, kebiasaan saling peduli dengan tetangga disekitar kita bukan lagi sudah luntur mungkin sudah pada titik yang paling parah yaitu ” untuk apa peduli “.
setiap anak yang lahir, adalah tidak pernah minta untuk dilahirkan, …. siapapun orang tuanya, apapun pekerjaan orang tuanya, si anak tidak pernah tahu,… kalo kemudian karena orangtuanya kita sebagai tetangganya menjadi mati rasa untuk menolong kesusahan yang menimpanya, apakah kita jauh lebih baik dari orang tua mereka ? …jawabannya kita orang paling pelit dan tidak peduli kepada sesama kita. ingat di dalam hartamu ada haknya kaum miskin, ingat itu …..
yuk mari, kita lebih peka terhadap apa yang terjadi dilingkungan kita, ayo kita bantu orang-orang yang dalam kesusahan terutama bayi-bayi yang baru lahir di dunia ini seakan dunia akan membuat mereka bahagia selama hidupnya kelak… bukannya seperti dunia tidak suka dengan kelahiran mereka…
dengan berbagi anda tidak akan menjadi miskin namun sebaliknya,…..semoga bermanfaat
by. fatkhul amin