
dalam dunia pendidikan ip dikenal dengan indeks prestasi seorang mahasiswa, dalam ilmu kepepetpreneur skill ip penulis ganti menjadi indeks prihatin. indeks prihatin menunjukkan tingkat prihatin entrepreneur dalam menuju sekses. banyak orang yang melihat sukses seseorang dengan kurang tepat, sebagai contoh… banyak orang hanya melihat orang sukses hanya pada saat sekarang ketika sukses, melihat hanya enaknya orang sukses, melihat hanya pada apa yg diliat sekarang. tapi banyak orang yang tidak melihat proses ketika memulai usaha. orang yang telah menjadi sukses saat ini adalah seseorang yg sudah melalui proses yang tidak gampang, tidak mudah, penuh perjuangan dan melalui jalur yang berkelok, naik turun, tikungan tajam. mengapa mereka yang sukses bisa melalui hal itu banyak orang yg tidak mengetahuinya.
pengusaha sukses baik yg berangkat dari entrepreneur maupun kepepetpreneur pada umumnya mempunyai indeks prihatin yg tinggi, artinya pada saat memulai usaha dan menjalani usahanya memiliki komitmen tinggi untuk bersusah-susah dahulu senang kemudian. dia akan selalu melihat diri sendiri untuk melangkah, selalu introspesi diri sebelum maju berjuang, selalu berencana sebelum memulai sesuatu.
ketika berjuang meraih impian dia akan selalu mengedepankan tujuan tercapai, dia akan hidup prihatin. hidup prihatin tidak selalu diartikan karena kekurangan, namun bisa saja laku prihatin ini didasari dekat dengan yang maha kuasa. sebagai manusia biasa, kita ini banyak kekurangan. manusia hanya mampu berencana tapi allaah lah yg menentukan.
prihatin bisa juga diartikan sebagai sikap ikhtiar dan istiqomah ketika mencapai dan menggapai cita-cita. ikhtiar akan membuat kita mantap menjalani hidup, jauh dari prasangka jelek. istiqomah membantu kita untuk tetap punya komitmen tinggi meraih rezeki di jalan nya, jalan rezeki yg halal dan barokah.
jadi pengusaha memang mempunyai indeks prihatin yang tinggi.
by. fatkhul amin