<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ilmu pengetahuan site &#187; gus dur</title>
	<atom:link href="http://majumapan.com/tag/gus-dur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majumapan.com</link>
	<description>lets share knowledge that we can develop ours</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 20:11:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<meta xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex,follow" />
		<item>
		<title>humor gus dur</title>
		<link>http://majumapan.com/sharing-knowledge/humor-gus-dur</link>
		<comments>http://majumapan.com/sharing-knowledge/humor-gus-dur#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 23:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>divine gift</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[abdurrahman wahid]]></category>
		<category><![CDATA[gus dur]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majumapan.com/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[Dari berbagai alasan kita merasa kehilangan tokoh kita Gus Dur, alasan yang tak kalah pentingnya adalah kita kehilangan seorang humoris yang tak henti-hentinya memproduksi cerita-cerita ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://www.inilah.com/data/berita/foto/67029.jpg" alt="" width="500" height="450" /></p>
<p>Dari berbagai alasan kita merasa kehilangan tokoh kita Gus Dur, alasan yang tak kalah pentingnya adalah kita kehilangan seorang humoris yang tak henti-hentinya memproduksi cerita-cerita lucu. Untung mengenang beliau, perkenankan kami sajikan cerita-cerita ini.</p>
<p><strong>1. Berdoa sebelum makan</strong></p>
<p>Waktu Gus Dur menjabat Presiden RI, sekali waktu beliau bertemu dengan para romo (pastor) seluruh Keuskupan Agung Semarang. Dan, tak ketinggalan Gus Dur menyelipkan ceritanya. Ini pastor-pastor itu di sebuah negeri senang berburu binatang buas.</p>
<p>Sekali waktu, selesai misa hari Minggu, seorang pastor pergi ke hutan berburu binatang buas. Ia melihat seekor harimau. Langsung sang pastor mengokang senapannya dan menembak: “Dor – dor!” Wah, ternyata tembakannya meleset dan sang harimau balik mengejar sang pastor. Pastor segera berlari mengambil langkah seribu. Tiba-tiba si pastor berhadapan dengan jurang yang dalam. Si pastor langsung berhenti, berlutut, dan mengatupkan tangannya berdoa sebelum diterkam harimau. Berdoa sebelum mati.</p>
<p>Selesai berdoa, sang pastor terheran-heran karena ternyata ia masih hidup, tidak diterkam harimau. Waktu ia menoleh ke kanan, dilihatnya harimau itu berlutut di sampingnya dan berdoa sambil mengatupkan kedua kaki depannya, seperti orang Katolik mengatupkan kedua tangannya ketika sedang berdoa. Si pastor lalu bertanya kepada harimau, “Harimau, kamu kok tidak menerkam saya, malah malah kamu ikut-ikutan berdoa seperti saya. Mengapa?” Jawab harimau: “Ya, saya sedang berdoa. Berdoa sebelum makan!”</p>
<p><strong>2. Hanya tiga bangsa yang mendarat di bulan</strong></p>
<p>Pernah dalam wawancara di televisi Gus Dur bertanya kepada pewawancara: “Orang dari bangsa apa saja yang telah sampai ke bulan?” Jawab si pewawancara, “Jelas orang Amerika, dong!” Gus Dur bertanya lagi, “Bangsa apa lagi yang lain?” Si pewawancara terdiam tidak tahu.</p>
<p>Jawab Gus Dur. “Ada tiga bangsa yang telah mendarat di bulan. Pertama, jelas orang Amerika yang mendarat di bulan dengan pesawat Apollo. Kedua, orang RRC karena jumlah penduduknya yang terbanyak di dunia. Mereka sepakat satu per satu naik di pundak terus sampai ke atas dan akhirnya mencapai bulan. Ketiga, orang Indonesia. Mengapa? Karena orang Indonesia paling doyan seminar. Kertas-kertas seminar ditumpuk begitu banyak dan saking banyaknya akhirnya sampai ke bulan.”</p>
<p><strong>3. Mendarat di Malang</strong></p>
<p>Pernah waktu Gus Dur menjadi Ketua PBNU, beliau terbang dengan pesawat udara ke Malang dan mendarat di bandara Abdul Rahman Saleh. Dalam perjalanan ke tempat tujuan, seorang anggota panitia menelepon si penjemput yang berada dalam mobil yang membawa Gus Dur, “Apakah pesawat udara yang membawa Gus Dur sudah mendarat?” Jawab si penjemput: “Ya, ya, Abdul Rahman Saleh telah mendarat di Abdurrahman Wahid!”</p>
<p>lagi neh&#8230;</p>
<h3><a href="http://gusdur.net/Anekdot/Detail/?id=2/hl=id/Kaum_Almarhum">1. Kaum almarhum</a></h3>
<p>Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela “ideologi”nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.</p>
<p>Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.</p>
<p>“Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi.” Katanya.</p>
<p>******************************</p>
<h3><a href="http://nusantaranews.wordpress.com/2009/12/31/kumpulan-anekdotjoke-gus-dur/"><strong>2. Tiga polisi jujur </strong></a></h3>
<p>Gus Dur sering terang-terangan ketika mengkritik. Tidak terkecuali ketika mengkritik dan menyindir polisi.<br />
Menurut Gus Dur di negeri ini hanya ada tiga polisi yang jujur. “Pertama, patung polisi. Kedua, polisi tidur. Ketiga, polisi Hoegeng (mantan Kepala Polisi RI).”<br />
Lainnya? Gus Dur hanya tersenyum</p>
<p>*******************************</p>
<h3><a href="http://gusdur.net/Anekdot/Detail/?id=17/hl=id/Kuli_Dan_Kyai">3. Kuli dan kyai</a></h3>
<p>Rombongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi. Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan untuk mengangkut barang-barang yang mereka bawa. Akibatnya, dua orang di antara kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius dalam bahasa Arab.</p>
<p>Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka, sambil berucap: Amin, Amin, Amin!</p>
<p>Gus Dur yang sedang berada di bandara itu menghampiri mereka: “Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”</p>
<p>“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”</p>
<p>*******************************</p>
<h3><a href="http://gusdur.net/Anekdot/Detail/?id=1/hl=id/Obrolan_Presiden">4. Obrolan Presiden</a></h3>
<p>Saking udah bosannya keliling dunia, Gus Dur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa…</p>
<p>Setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya.Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata: “Wah kita sedang berada di atas New York!”</p>
<p>“Itu.. patung Liberty kepegang!”, jawab Clinton dengan bangganya.<br />
Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. “Tau nggak… kita sedang berada di atas kota Paris!”, katanya dengan sombongnya.</p>
<p>“Wah… kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!”, teriak Gus Dur. “Lho kok bisa tau sih?” tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan nggak bisa ngeliat.</p>
<p>Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat…<br />
“Ini… jam tangan saya ilang…”, jawab Gus Dur kalem.</p>
<p>Presiden Indonesia: “Wah… kok bisa tau juga?”<br />
“Itu… menara Eiffel kepegang!”, sahut presiden Perancis tersebut.<br />
Presiden Indonesia (Gus Dur): “Lho kok bisa tau sih?”</p>
<p>*******************************</p>
<h3><a href="http://gusdur.net/Anekdot/Detail/?id=44/hl=id/Sate_Babi">5. Sate babi</a></h3>
<p>Suatu ketika Gus Dur dan ajudannya terlibat percakapan serius.<br />
Ajudan: Gus, menurut Anda makanan apa yang haram?<br />
Gus Dur: Babi<br />
Ajudan: Yang lebih haram lagi<br />
Gus Dur: Mmmm … babi mengandung babi!<br />
Ajudan: Yang paling haram?<br />
Gus Dur: Mmmm … nggg … babi mengandung babi tanpa tahu bapaknya dibuat sate babi!</p>
<p>*******************************</p>
<h3>6. Lagi Asyik baca….</h3>
<p>Bertahun-tahun, saya heran kenapa sih Indonesia “Tidak maju-maju” meski mereka sudah merdeka 60 tahun lebih. Tapi sekarang…saya sudah tahu alasannya. Berdasarkan data statistik:<br />
Jumlah penduduk Indonesia ada 225 juta. 100 juta di antaranya adalah para pensiunan dan anak-anak. Jadi yang kerja cuma 125 juta.</p>
<p>Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 78 juta. Jadi tinggal 47 orang yang kerja. Yang kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 31 juta, jadi tinggal 16 juta yang kerja (karena PNS cuma main catur dan baca koran).<br />
Ada 4,5 juta yang jadi TNI dan Polisi. Jadi tinggal 11,5 juta yang kerja (karena TNI dan Polisi tidak ada kerjaan).</p>
<p>Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen-departemen lain jumlahnya 10.500.000. Jadi sisanya tinggal 1.000.000. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 888.000. Jadi sisa 112.000 orang saja yang kerja.</p>
<p>Ada 111.998 orang yang di penjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih bisa kerja. Siapa mereka??? Yaaa…tentu saja SAYA dan ANDA! Tapi kan sekarang ANDA lagi asyik baca buku sambil cekikak-cekikik sendiri. Jadi tinggal saya sendiri dong yang kerja!!!! Pantes aja kalau begini Indonesia tidak maju-maju……..!</p>
<p>*******************************</p>
<h3>7. Membuang Presiden</h3>
<p>Apa akibatnya kalau seorang presiden terlampau lama memegang kekuasaan? Apalagi jika ditambah seringnya ia membohongi rakyatnya sendiri? Tentu rakyat akan protes dan marah, karena menganggap presidennya telah berkhianat.</p>
<p>Tapi ini cerita Gus Dur tentang seorang presiden Filipina yang punya tiga orang anak. Merasa ayah mereka adalah orang nomor satu di negerinya, anak-anal sang presiden pun lantas bertingkah neko-neko.</p>
<p>Anak kedua presiden ingin mencari popularitas dengan menyebarkan jutaan lembar uang kertas pecahan 5 peso dari sebuah pesawat terbang.<br />
Kakaknya tak mau kalah pamor. Dengan pesawat yang digunakan adiknya sebelumnya, sang kakak menyebarkan jumlah uang jauh lebih banyak dari adiknya.</p>
<p>Anak perempuan presiden juga ingin populer, tapi tidak mau meniru cara yang dilakukan oleh kedua kakaknya. Karena bingung, ia pun bertanya kepada pilot pesawat yang ikut menyebarkan uang bersama dua kakaknya itu.</p>
<p>“Mas kapten, aku ingin populer seperti dua kakakku sebelumnya, tapi tindakan populer apa yang bisa membahagiakan rakyat?”<br />
“Gampang sekali: Buang saja ayah nona dari atas pesawat.”</p>
<p>*******************************</p>
<h3>8. Becak, dilarang masuk</h3>
<p>Saat menjadi Presiden, Gus Dur pernah bercerita kepada Menteri Pertahanan Mahfud MD tentang orang Madura yang katanya banyak akal dan cerdik.</p>
<p>Ceritanya ada seorang tukang becak asal Madura yang pernah dipergoki oleh polisi ketika melanggar rambu “Becak dilarang masuk”. Tukang becak itu masuk ke jalan yang ada rambu gambar becak disilang dengan garis hitam yang berarti jalan itu tidak boleh dimasuki becak.</p>
<p>“Apa kamu tidak melihat gambar itu? Itu kan gambar becak tak boleh masuk jalan ini,” bentak Pak polisi. “Oh saya melihat pak, tapi itu kan gambarnya becak kosong tidak ada pengemudinya. Becak saya kan ada yang mengemudi, tidak kosong berarti boleh masuk,” jawab si tukang becak.</p>
<p>“Bodoh, apa kamu tidak bisa baca? Di bawah gambar itukan ada tulisan bahwa becak dilarang masuk,” bentak Pak polisi lagi.</p>
<p>“Tidak pak, saya tidak bisa baca, kalau saya bisa membaca maka saya jadi polisi seperti sampeyan, bukan jadi tukang becak begini,” jawab si tukang becak sambil cengengesan.</p>
<p>*******************************</p>
<h3>9. Argometer Japan yang cepat</h3>
<p>Di luar Hotel Hilton, Gus Dur bersama sahabatnya yang seorang turis Jepang mau pergi ke Bandara. Mereka naik taksi di jalan, tiba-tiba saja ada mobil kencang banget, menyalip taksi tersebut. Dengan bangga si Jepang berteriak, “Aaaah Toyota made in Japan sangat cepat…!”</p>
<p>Enggak lama kemudian mobil lain nyalip juga taksi tersebut. Si Jepang teriak lagi “Aaaah Nissan made ini Japan sangat cepat.”  Enggak lama kemudian lewat lagi satu mobil menyalip mobil tersebut dan si Jepang teriak lagi “Aaaah Mitsubishi made in Japan sangat cepat…!” Gus Dur dan sopir taksi itu merasa kesal melihat si Jepang ini bener-bener nasionalis.Kemudian, sesampainya di bandara, sopir taksi bilang ke si Jepang.</p>
<p>Supir taksi : “100 dollar, please…”<br />
Si Jepang : 100 dolars…?! It is not that far from the hotel…!!”<br />
Gus Dur : “Aaaah… Argometer made ini Japan kan sangat cepat sekali!!”</p>
<p>*******************************</p>
<h3><strong>10. Pikiran porno </strong></h3>
<p>Dalam suatu kesempatan Gus Dur mengeluarkan sebuah pernyataan yang <strong>sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menghina</strong>. Namun dengan itu bagian dari upaya Gus Dur menyampaikan joke.”Alquran itu kita suci yang paling porno. Ya kan bener, di dalamnya ada kalimat menyusui. Berarti mengeluarkan tetek. Ya udah, cabul kan?”<br />
Mungkin dengan hanya kalimat guyonan itu sebagian masih ada yang merasa diresahkan. Masa sih ulama yang terkenal wali kaya gitu? Maka, di lain waktu Gus Dur mengulangi penjelasannya dengan memilih bahasa yang lebih sopan.<br />
“Maksudnya,<span style="text-decoration: underline;"> itu ayat jadi porno kalau yang baca lagi punya pikiran yang ngeres. Kalau nggak, ya udah. Berarti beres</span>.”<br />
Masih nggak puas. Karenanya pertanyaan berikutnya segera menyusul. “Tapi Gus, Alquran kan bahasanya sopan?”<br />
“Betul, juga bahasa di luar Alquran banyak yang sopan. Tapi, waktu teman saya naik bus, lihat orang lagi bunting. Terus dia mbatin kenapa bisa bunting? Mendadak ‘barangnya’ (alat kelaminnya) berdiri gara-gara pikirannya itu,” jawab Gus Dur.</p>
<p>*******************************</p>
<h3>11. Atlet berlari dikejar serdadu</h3>
<p>Hampir tak ada negara yang rela ketinggalan mengikuti Olimpiade . Acara empat tahunan itu merupakan salah satu cara promosi negara masing-masing. Dan tentu saja , peristiwa ini juga sangat bergengsi karena acara ini diliput oleh semua media massa negara peserta. Wajarlah kalau setiap negara berusaha mengirimkan atlet terbaiknya, dengan harapan mereka bisa mendapatkan emas. Begitulah sambutan Gus Dur saat melepas tim Indonesia ke Olimpiade Sidney yang baru lalu.</p>
<p>Gus Dur lalu bercerita tentang peristiwa yang pernah terjadi di Suriah. Pada waktu Olimpiade beberapa tahun yang lalu, tuturnya, kebetulan pelari asal Suriah merebut medali emas. Sang pelari mampu memecahkan rekor tercepat dari pemenang sebelumnya, bahkan selisih waktunya pun terpaut jauh.</p>
<p>Maka, dia langsung dikerubuti wartawan karena punya nilai berita yang sangat tinggi.<br />
“Apa sih rahasia kemenangan anda?” tanya wartawan.<br />
“Mudah saja,” jawab si pelari Suriah, enteng, “Tiap kali bersiap-siap akan start, saya membayangkan ada serdadu Israel di belakang saya yang mau menembak saya.”</p>
<p>*******************************</p>
<h3>12. Peluru juga habis…</h3>
<p>Ini cerita Gus Dur tentang situasi Rusia, tidak lama setelah bubarnya Uni Soviet. Sosialisme hancur, dan para birokrat tidak punya pengalaman mengelola sistem ekonomi pasar bebas. Di masa sosialisme, memang rakyat sering antre untuk mendapatkan macam-macam kebutuhan pokok, tapi manajemennya rapi, sehingga semua orang kebagian jatah. Sekarang, masyarakat tetap harus antre, tapi karena manejemennya jelek, antrean umumnya sangat panjang, dan banyak orang yang tidak kebagian jatah.</p>
<p>Begitulah, seorang aktivis sosial berkeliling kota Moskow untuk mengamati bagaimana sistem baru itu bekerja. Di sebuah antrean roti, setelah melihat banyaknya orang yang tidak kebagian, aktivis itu menulis di buku catatannya, “roti habis.”</p>
<p>Lalu dia pergi ke antrean bahan bakar. Lebih banyak lagi yang tak kebagian. Dan dia mencatat “bahan bakar habis!”, kemudian dia menuju ke antrean sabun. Wah pemerintah kapitalis baru ini betul-betul brengsek, banyak sekali masyarakat yang tidak mendapat jatah sabun. Dia menulis besar-besar “SABUN HABIS!”.</p>
<p>Tanpa dia sadari, dia diikuti oleh seorang intel KGB. Ketika dia akan meninggalkan antrean sabun itu, si intel menegur “Hey bung! dari tadi kamu sibuk mencatat-catat terus, apa sih yang kamu catat?”.</p>
<p>Sang aktivis menceritakan bahwa dia sedang melakukan penelitian tentang kemampuan pemerintah dalam mendistribusikan barang bagi rakyat .<br />
“Untung kamu ya, sekarang sudah jaman reformasi”, ujar sang intel, “Kalau dulu, kamu sudah ditembak”.</p>
<p>Sambil melangkah pergi, aktivis itu mencatat, “Peluru juga habis!</p>
<p>sumber : http://sbelen.wordpress.com/2009/12/31/kenangan-humor-joke-cerita-lucu-gus-dur/<a href="http://nusantaranews.wordpress.com/2009/12/31/kumpulan-anekdotjoke-gus-dur/"> dan http://nusantaranews.wordpress.com/2009/12/31/kumpulan-anekdotjoke-gus-dur/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majumapan.com/sharing-knowledge/humor-gus-dur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>gitu aja kok repot</title>
		<link>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gitu-aja-kok-repot</link>
		<comments>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gitu-aja-kok-repot#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 12:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>divine gift</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[abdurrahman wahid]]></category>
		<category><![CDATA[beliau]]></category>
		<category><![CDATA[dur]]></category>
		<category><![CDATA[gus]]></category>
		<category><![CDATA[gus dur]]></category>
		<category><![CDATA[kh abdurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majumapan.com/?p=663</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; gitu aja kok repot &#8221; sepertinya hanya akan tinggal kenangan saja, kenapa ? karena yg suka ceplas ceplos bicara seperti itu sudah tiada, gus ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img src="http://anakbangsa69.files.wordpress.com/2008/06/gusdur-2008.jpg?w=300&amp;h=209" alt="kh abdurrahman wahid" width="300" height="209" /><p class="wp-caption-text">kh abdurrahman wahid</p></div>
<p>&#8221; gitu aja kok repot &#8221; sepertinya hanya akan tinggal kenangan saja, kenapa ? karena yg suka ceplas ceplos bicara seperti itu sudah tiada, gus dur sudah wafat, gus dur udah meninggalkankan kita, beliau sudah berpulang ke rakhmatullooh&#8230; namun &#8230;.</p>
<p>kita sebagai generasi penerus harus meneruskan perjuangan beliau, beliau sangat tegas, beliau tidak congkok, beliau bisa menjadi teladan bagi kita.  kebiasaan orang timur yg selalu berfikir kadang berputar-putar dan ewuh pekewuh, yg terkadang membuat persoalan rumit menjadi tambah rumit, bisa cair dengan ungkapan guru bangsa &#8221; gitu aja kok repot &#8220;.</p>
<p>Terus berjuang, terus pertahankan kebersamaan di tengah perbedaan, tunjukkan islam hadir untuk semua golongan dan semua lapisan masyarakat.  bila beliau saja, dengan fisiknya yg tidak sesehat kita masih kesana kemari berjuang menegakkan demokrasi, apakah kita hanya akan tinggal diam,&#8230;..apakah kita hanya akan menjadi penonton di negeri tercinta,&#8230;. apakah kita bangsa pecundang&#8230;&#8230;jawabanya adalah tidak&#8230;..</p>
<p>kita tidak pantas berpangku tangan, kita tidak bisa sembunyikan badan, kita pantang menyerah oleh keadaan sesulit apapun,&#8230;.gus dur sudah memberikan contoh nyata dalam kiprahnya di bumi pertiwi ini&#8230;..</p>
<p>mari, perbaiki negeri ini,&#8230;bangun negara ini,&#8230;.yuk&#8230;bangun dari tidur panjang kita&#8230;.kita teruskan perjuangan beliau dengan berbuat yg terbaik untuk bangsa ini pada level kita masing-masing,&#8230;&#8230;gitu aja kok repot akan membantu kita mengingat beliau &#8230;.</p>
<p>gitu aja kok repot adalah wujud dari positif thinking belia akan segala sesuatu masalah yg terjadi,&#8230;..why ????? karena segala sesuatu yg terjadi sudah terbaik menurut allaah&#8230;. kita saja yg terkadang salah mengartikan atau salah menafsirkan&#8230;.</p>
<p>semoga bermanfaat</p>
<p>by. fatkhul amin</p>
<p>resource &#8211; http://majumapan.com/sharing-knowledge/gitu-aja-kok-repot  pic from &#8211; http://anakbangsa69.wordpress.com/2008/06/10/guyonan-gusdur/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gitu-aja-kok-repot/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>gus dur guru bangsa</title>
		<link>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gus-dur-guru-bangsa</link>
		<comments>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gus-dur-guru-bangsa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 00:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>divine gift</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[abdurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[abdurrahman wahid]]></category>
		<category><![CDATA[dur]]></category>
		<category><![CDATA[gus]]></category>
		<category><![CDATA[gus dur]]></category>
		<category><![CDATA[wahid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majumapan.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[by. fatkhul amin &#8211; http://majumapan.com/sharing-knowledge/gus-dur-guru-bangsa
rabu, tanggal 30 desember 2009 atau di akhir tahun 2009 bangsa Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaiknya yaitu KH abdurrahman wahid ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 478px"><img src="http://sufimatre.files.wordpress.com/2008/04/gus-dur1.jpg?w=468&amp;h=323" alt="KH. Abdurrahman Wahid / gus dur" width="468" height="323" /><p class="wp-caption-text">KH. Abdurrahman Wahid / gus dur</p></div>
<p>by. fatkhul amin &#8211; http://majumapan.com/sharing-knowledge/gus-dur-guru-bangsa</p>
<p>rabu, tanggal 30 desember 2009 atau di akhir tahun 2009 bangsa Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaiknya yaitu KH abdurrahman wahid atau gus dur, tokoh yang mengawal bangsa ini dalam kesehariannya. entah berapa kata yg bisa disematkan kepada gus dur seperti, bapak demokrasi, bapak presiden, perekat bangsa, pembela wong cilik dan masih banyak lainnya.  beliau dengan segala kebaikan dan kekurangan fisiknya terus mengawal bumi pertiwi untuk tetap bersatu dalam perbedaan.  beliu menunjukkan bahwa islam adalah rakhmatalil &#8216;alamien, islam hadir untuk kedamaian buat semua, bukan cuma umat islam. tidak cukup kata-kata untuk menyanjungnya dan gusdur tidak ingin di sanjung. banyak orang yg mengkultuskan beliau, tapi dengan caranya yg kontroversi kita sebagai rakyat dibuat untuk tidak mengkultuskannya dengan joke-joke dan tindakan yg kurang populer.</p>
<p>tapi apa mau di katat, gus dur adalah sosok orang besar yg tidak bisa di kecil-kecilkan, gus dur adalah gambaran potret santri yg berwawasan internasional, seorang yg peduli dari level kampung sampai level dunia, orang yg akrab dengan siapapun baik itu oran kecil atau orang besar, baik pejabat maupun penjahat, dr yg pakai saldal jepit sampai sepatu mahal, semua mengenalmu &#8230;.</p>
<p>ya allaah, semoga apa yg telah gus dur perjuangkan beliau semoga bisa kita terus perjuangkan sekuat tenaga, gus dur guru bangsaku, gus dur bisa di teladani&#8230;</p>
<p>ya allaah &#8230;.tempatkanlah beliau di sisimu &#8230;. amien</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majumapan.com/sharing-knowledge/gus-dur-guru-bangsa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
